Penelitian Maleo

 

Menyelidiki apa yang perlu kita ketahui untuk memulihkan maleo yang terancam punah

 

Program penelitian maleo AlTo bertujuan untuk mempelajari fakta-fakta penting tentang biologi dan ekologi maleo yang harus ditemukan untuk memastikan kelangsungan hidup jangka panjang maleo di lanskap yang didominasi manusia.

Program penelitian AlTo dimulai pada tahun 2017, dan dilakukan bekerja sama dengan pakar maleo Indonesia dan masyarakat lokal, termasuk mantan pemburu liar, di bawah izin penelitian dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (RISTEK). Ini mencakup komponen-komponen berikut:

-Dokumentasi tentang bagaimana pendekatan berbasis masyarakat untuk mengakhiri perburuan dan melindungi tempat bersarang telah memulihkan populasi maleo

Baca artikel:

Tasirin, JS, Iskandar, DT, Laya, A., Kresno, P., Suling, N., Oga, VT, Djano, R., Bawotong, A., Nur, A., Isfanddri, M., Abbas, W ., Rihu, NA, Poli, E., Lanusi, AA & Summers, M. 2021. Maleo Macrocephalon pemulihan populasi maleo di dua tempat bersarang di Sulawesi setelah pelibatan masyarakat untuk mencegah perburuan telur. Ekologi & Konservasi Global 28, e01699.

Survei di seluruh Sulawesi terhadap semua tempat bersarang maleo aktif yang diketahui (naskah sedang dalam persiapan)

Penilaian sistematis terhadap penyebab penurunan tempat bertelur maleo (naskah sedang dalam persiapan)

Pemantauan maleo dewasa berpita warna untuk menilai kelangsungan hidup, fekunditas, dan aspek biologi dan ekologi maleo lainnya (sedang berlangsung)

Penilaian tingkat pemangsaan oleh biawak ( Varanus ) pada telur maleo dan anak ayam (sedang berlangsung)